Sutradara Jurassic World Rebirth Mundur dari Proyek Sekuel
Jurassic World Rebirth bakal punya sutradara baru setelah Gareth Edwards mundur dari proyek sekuel. Universal kini mulai mencari pengganti untuk melanjutkan film tersebut.
Pada awal Agustus, kabar kurang mengenakkan datang dari franchise film live-action Barbie. Warner Bros. dilaporkan mengalami kendala dalam menggarap sekuel film tersebut, yang tentu menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan franchise Barbie di layar lebar.
Kini, kabar serupa datang dari franchise besar lainnya, yaitu Jurassic World. Setelah merilis film terbaru, Jurassic World Rebirth, pada tahun lalu dan meraih kesuksesan besar di box office, pihak produksi tentu memiliki keinginan untuk melanjutkan cerita tersebut melalui film sekuel.
Namun, rencana tersebut kini menghadapi rintangan setelah sutradara Jurassic World Rebirth, Gareth Edwards, dipastikan tidak lagi terlibat dalam film selanjutnya.
Gareth Edwards Tak Lagi Menyutradarai Sekuel Jurassic World Rebirth
Dikutip dari Deadline, Gareth Edwards diumumkan tidak lagi terlibat sebagai sutradara untuk film lanjutan Jurassic World Rebirth. Menurut laporan tersebut, Universal telah mulai mencari sosok sutradara baru untuk menggantikan Edwards.
Di sisi lain, Edwards disebut memilih untuk lebih fokus mengembangkan sejumlah proyek original yang saat ini sedang berada dalam tahap pengembangan.
Keputusan Gareth Edwards untuk meninggalkan franchise tersebut tentunya menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik kepergiannya. Menurut pihak studio, Universal dan Edwards memiliki perbedaan kreatif yang membuat kerja sama untuk film berikutnya tidak dapat dilanjutkan.
Meski demikian, Universal tetap memberikan apresiasi terhadap kerja sama yang telah berlangsung selama proses produksi Jurassic World Rebirth.
“Kami memiliki pengalaman luar biasa bekerja sama dengan Gareth di Jurassic World Rebirth.”
Sekuel Jurassic World Rebirth Tetap Dilanjutkan
Meskipun Gareth Edwards telah meninggalkan proyek tersebut, Universal tampaknya tidak memiliki rencana untuk menghentikan pengembangan sekuel Jurassic World Rebirth.
Pihak studio masih mencari sutradara pengganti untuk mengarahkan film berikutnya. Sementara itu, para pemeran dari film sebelumnya dilaporkan akan kembali memerankan karakter mereka dalam film lanjutan tersebut.
Sekuel Jurassic World Rebirth juga dilaporkan akan mulai memasuki tahap produksi pada 2027.
Dengan demikian, kepergian Gareth Edwards tidak serta-merta menjadi akhir dari perjalanan Jurassic World Rebirth. Franchise ini masih memiliki peluang untuk melanjutkan cerita, meskipun Universal harus terlebih dahulu menemukan sutradara baru.
Kesuksesan Jurassic World Rebirth Jadi Alasan Sekuel Tetap Dibuat

Keputusan Universal untuk tetap melanjutkan sekuel Jurassic World Rebirth tentu bukan tanpa alasan. Film yang dirilis pada tahun lalu tersebut berhasil meraih kesuksesan besar di box office dengan pendapatan lebih dari US$872 juta atau sekitar Rp15,62 triliun di seluruh dunia. Pencapaian tersebut membuat Jurassic World Rebirth menjadi salah satu film dengan pendapatan terbesar pada 2025.
Kesuksesan tersebut menjadi alasan kuat bagi Universal untuk terus mengembangkan franchise Jurassic World, terutama dengan masih besarnya daya tarik film bertema dinosaurus di pasar global.
Rencana Sekuel Sebenarnya Sudah Dibicarakan Sejak Tahun Lalu
Kabar mengenai pengembangan sekuel Jurassic World Rebirth sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu.
Pada saat itu, Gareth Edwards sempat menyatakan bahwa belum ada pembicaraan serius mengenai kelanjutan film tersebut. Namun, setelah Jurassic World Rebirth mendapatkan hasil box office yang positif, pembicaraan mengenai film berikutnya mulai dilakukan.
Sayangnya, proses tersebut tampaknya tidak berjalan sesuai harapan. Negosiasi yang berlangsung akhirnya tidak menghasilkan kesepakatan dan Gareth Edwards memilih untuk mundur dari proyek sekuel tersebut.
Dengan kondisi ini, Universal kini harus mencari sutradara baru yang mampu melanjutkan arah franchise setelah Edwards membawa Jurassic World Rebirth ke layar lebar.
Pergantian Sutradara Bukan Hal Baru bagi Franchise Jurassic
Meskipun keluarnya Gareth Edwards menjadi kabar kurang mengenakkan bagi franchise ini, pergantian sutradara sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi Jurassic Park maupun Jurassic World.
Sepanjang perjalanan franchise tersebut, telah terjadi beberapa kali pergantian sutradara, baik dalam trilogi Jurassic Park maupun seri Jurassic World. Meski demikian, pergantian di belakang layar tersebut tidak menghentikan perjalanan franchise dinosaurus ini.
Franchise Jurassic juga masih berada dalam pengawasan sosok penting seperti Steven Spielberg yang bertindak sebagai produser eksekutif serta Frank Marshall sebagai produser yang telah terlibat dalam perjalanan franchise ini sejak lama.
Masa Depan Sekuel Jurassic World Rebirth Masih Berlanjut
Kabar Gareth Edwards yang mundur tentu menjadi pukulan tersendiri bagi pengembangan sekuel Jurassic World Rebirth. Apalagi, Edwards sebelumnya berhasil membawa film tersebut meraih lebih dari US$872 juta atau sekitar Rp15,62 triliun di box office global.
Namun, dengan kesuksesan film sebelumnya, Universal tampaknya masih memiliki alasan kuat untuk mempertahankan franchise ini dan melanjutkan ceritanya.
Saat ini, perhatian kemudian tertuju pada siapa sosok yang akan dipilih Universal untuk menggantikan Gareth Edwards sebagai sutradara.
Jika proses pencarian berjalan sesuai rencana, produksi sekuel Jurassic World Rebirth ditargetkan dimulai pada 2027. Untuk sementara, penggemar masih harus menunggu kabar terbaru mengenai sutradara baru dan perkembangan produksi film tersebut.
Sekilas Tentang Jurassic World Rebirth
Jurassic World Rebirth merupakan film yang disutradarai oleh Gareth Edwards dan ditulis oleh David Koepp. Film ini menjadi film keempat dalam seri Jurassic World sekaligus film ketujuh secara keseluruhan dalam franchise Jurassic Park.
Film tersebut dibintangi oleh Scarlett Johansson, Mahershala Ali, Jonathan Bailey, Rupert Friend, Manuel Garcia-Rulfo, dan Ed Skrein.
Jurassic World Rebirth mendapatkan ulasan yang beragam dari para kritikus, meskipun sebagian diantaranya menilai film tersebut sebagai peningkatan dibandingkan beberapa film sebelumnya.
Dari sisi komersial, film ini berhasil meraih lebih dari US$872 juta atau sekitar Rp15,62 triliun di seluruh dunia dan menjadi film dengan pendapatan terbesar keenam pada 2025. Jurassic World Rebirth juga mendapatkan nominasi Efek Visual Terbaik pada Academy Awards ke-98.
Sumber : Deadline