Warner Bros Alami Kendala Garap Sekuel Barbie, Ini Penyebabnya
Warner Bros menghadapi berbagai kendala dalam menggarap sekuel film Barbie. Negosiasi dengan Margot Robbie dan Ryan Gosling menjadi salah satu hambatan terbesar proyek ini.
Beberapa waktu terakhir, Disney melalui anak perusahaannya, Marvel Studios, cukup aktif mengumumkan berbagai proyek film yang sedang mereka siapkan. Mulai dari kabar penunjukan Samara Weaving yang disebut akan memerankan Emma Frost dalam film reboot X-Men, hingga rumor Ryan Gosling yang dikabarkan menjadi pemeran utama film solo Ghost Rider.
Di tengah berbagai kabar tersebut, Warner Bros justru menghadapi tantangan dalam mengembangkan salah satu franchise terbesarnya, yaitu sekuel Barbie.
Kesuksesan Barbie Belum Menjamin Sekuel Berjalan Mulus
Warner Bros berhasil mengadaptasi boneka ikonik Barbie menjadi salah satu film paling sukses dalam sejarah studio. Film tersebut meraih pendapatan lebih dari 17 triliun (US$1 miliar) di box office global serta memperoleh delapan nominasi Academy Awards.
Meski demikian, kesuksesan tersebut ternyata tidak membuat proses pengembangan film keduanya berjalan mudah. Warner Bros kini justru berpacu dengan waktu untuk mewujudkan sekuel Barbie.
Negosiasi dengan Margot Robbie dan Ryan Gosling Jadi Kendala
Mengutip laporan The New York Times, CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, dikabarkan menolak memberikan kesepakatan besar berupa pembagian keuntungan kepada Margot Robbie dan Ryan Gosling untuk film kedua Barbie.

Selain itu, Gosling yang sebelumnya dinominasikan sebagai Aktor Pendukung Terbaik berkat perannya sebagai Ken disebut menginginkan kenaikan bayaran hingga mencapai 350 miliar (US$20 juta) untuk kembali membintangi sekuel tersebut.
Kontrak Pemeran Hanya Berlaku Satu Film
Masalah lain yang dihadapi Warner Bros adalah kesepakatan yang dibuat saat produksi film pertama. Saat itu, studio tidak mewajibkan para pemain utama untuk terikat dalam proyek sekuel.
Keputusan tersebut diambil demi mengamankan Greta Gerwig sebagai sutradara. Akibatnya, seluruh pemeran utama hanya menandatangani kontrak untuk satu film sehingga Warner Bros kini harus melakukan negosiasi ulang apabila ingin menghadirkan mereka kembali.
Warner Bros Dikejar Deadline Pengembangan
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Warner Bros memiliki batas waktu hingga Desember untuk melanjutkan pengembangan proyek Barbie terbaru. Meski nantinya mendapat lampu hijau, proses produksi diperkirakan masih membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Situasi semakin rumit karena para pemain dan kru utama telah memiliki jadwal yang padat. Margot Robbie saat ini sedang terlibat dalam produksi film prekuel Ocean's 11. Sementara itu, Ryan Gosling baru saja dikabarkan akan membintangi film Ghost Rider. Di sisi lain, Greta Gerwig juga bersiap memulai promosi film terbarunya, Narnia, yang diproduksi Netflix.
Warner Bros Masih Berupaya Melanjutkan Franchise
Terlepas dari berbagai hambatan tersebut, Warner Bros diyakini masih akan berusaha melanjutkan sekuel Barbie. Studio juga terus menjalin kerja sama dengan Mattel untuk mengembangkan berbagai proyek adaptasi lainnya, termasuk film Hot Wheels yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Kini, menarik untuk menantikan bagaimana perkembangan negosiasi dan apakah Warner Bros mampu merealisasikan sekuel Barbie dalam waktu dekat.
Sekilas Tentang Film Barbie
Barbie disutradarai oleh Greta Gerwig berdasarkan skenario yang ia tulis bersama suaminya, Noah Baumbach. Film ini merupakan adaptasi live-action pertama dari boneka fashion ikonik milik Mattel setelah sebelumnya hadir dalam berbagai film dan serial animasi.Film tersebut dibintangi oleh Margot Robbie sebagai Barbie dan Ryan Gosling sebagai Ken.
Selain sukses secara komersial dengan pendapatan lebih dari US$1 miliar di box office dunia, Barbie juga memperoleh pujian luas dari para kritikus. Film ini meraih delapan nominasi Academy Awards, termasuk kategori Film Terbaik, serta memenangkan kategori Lagu Orisinal Terbaik melalui lagu "What Was I Made For?" yang juga berhasil membawa pulang penghargaan Golden Globe untuk kategori yang sama.
Sumber : Variety