Setelah Dua Dekade Lebih,One Piece Umumkan Langkah Bersejarah
One Piece resmi tinggalkan tayang mingguan setelah 25 tahun. Mulai 2026, anime ini akan hadir musiman dengan 26 episode berkualitas tinggi.
Dalam dua dekade terakhir, industri anime mengalami perkembangan yang luar biasa pesat. Tidak mengherankan jika kini banyak perubahan terjadi, baik dari sisi produksi maupun konsumsi. Akses menonton anime kini jauh lebih mudah berkat kehadiran berbagai platform streaming yang memungkinkan penggemar menikmati tayangan favorit mereka kapanpun dan dimanapun.
Perubahan Cepat dalam Dunia Anime
Namun, kemudahan ini juga membawa konsekuensi: persaingan antar anime semakin ketat. Setiap tahun muncul banyak adaptasi baru yang langsung menarik perhatian penonton sebut saja Demon Slayer, Jujutsu Kaisen, hingga pendatang baru seperti Dandadan. Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi anime legendaris seperti One Piece yang sudah bertahan selama puluhan tahun.
One Piece dan Tantangan Bertahan di Era Kompetisi Baru
Selama hampir 25 tahun, One Piece berhasil menjaga popularitasnya dengan konsisten menayangkan episode baru setiap minggu. Meski masih menjadi salah satu anime paling dicintai di dunia,Toei Animation tampaknya menyadari bahwa agar One Piece tetap relevan, diperlukan langkah besar untuk menyesuaikan diri dengan tren industri saat ini.
Karena itu, Toei Animation resmi mengumumkan perubahan besar dalam format produksinya. Mulai tahun 2026, setelah jeda tiga bulan, One Piece akan diproduksi secara musiman, dengan total 26 episode per tahun yang dibagi menjadi dua musim. Setiap episode akan mengadaptasi setidaknya satu chapter manga, sehingga tidak ada lagi adegan pengisi (padding) atau episode filler yang menyimpang dari cerita utama.
Langkah ini juga memberi ruang bagi Eiichiro Oda, sang mangaka, untuk menulis kelanjutan kisahnya tanpa tekanan waktu yang ketat.
Mengutamakan Kualitas daripada Kuantitas
Dalam beberapa tahun terakhir, One Piece telah menunjukkan peningkatan pesat dalam kualitas animasinya. Namun, mempertahankan standar setinggi itu untuk seri mingguan jelas sulit bagi tim produksi. Antara Januari hingga April 2025, One Piece sempat mengambil salah satu hiatus terpanjangnya, memberi kesempatan bagi staf untuk menyiapkan episode dengan kualitas yang lebih tinggi.
Melihat hasil positif dari periode tersebut, banyak penggemar menduga Toei sebenarnya sedang “menguji air” sebelum beralih secara permanen ke sistem musiman sebuah model yang telah lama diterapkan oleh anime-anime besar lainnya seperti My Hero Academia, Jujutsu Kaisen, dan Demon Slayer. Dengan sistem ini, staf produksi memiliki waktu yang cukup untuk menjaga konsistensi kualitas animasi, sementara manga juga memiliki waktu untuk mengumpulkan cukup banyak bab agar bisa diadaptasi dengan baik.

Inspirasi dari Bleach: Thousand-Year Blood War
Keputusan Toei Animation ini tampaknya juga terinspirasi oleh keberhasilan Bleach: Thousand-Year Blood War yang diproduksi oleh Studio Pierrot. Serial tersebut menjadi salah satu pelopor perubahan sistem produksi anime modern dengan kualitas visual dan tempo cerita yang lebih solid. Sejak tayang pada tahun 2022,TYBW menerima banyak pujian karena penyajian sinematiknya yang memukau dan kesetiaan terhadap sumber aslinya.
Dengan model produksi yang serupa, One Piece diharapkan bisa menghadirkan pengalaman menonton yang lebih intens dan memuaskan, tanpa kehilangan semangat petualangan yang menjadi ciri khasnya.
Harapan Baru bagi One Piece
Episode-episode fenomenal garapan animator seperti Megumi Ishitani dan Vincent Chansard telah membuktikan bahwa One Piece bisa mencapai kualitas visual yang luar biasa, bahkan di bawah tekanan jadwal mingguan. Kini, dengan lebih banyak waktu dan sumber daya yang tersedia, para penggemar hanya bisa menantikan seberapa menakjubkan hasil yang akan mereka hadirkan di era baru ini.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan jadwal tayang melainkan simbol dari evolusi industri anime itu sendiri, yang kini lebih menekankan kualitas, tempo cerita, dan pengalaman sinematik yang memuaskan bagi para penonton di seluruh dunia.
Sumber : Animenewsnetwork