Disney+ Mulai Pertimbangkan Paket Gratis Berbasis Iklan, Ini Detailnya

Disney+ dikabarkan tengah mempertimbangkan layanan gratis berbasis iklan. Simak penjelasan resmi CEO Disney mengenai alasan, strategi, dan dampaknya bagi pelanggan.

Disney+ Mulai Pertimbangkan Paket Gratis Berbasis Iklan, Ini Detailnya

Beberapa waktu terakhir, Disney berhasil meraih berbagai kesuksesan melalui sejumlah proyek film dari anak perusahaannya. Salah satunya datang dari Pixar melalui Toy Story 5, yang berhasil mencetak pendapatan luar biasa dan menjadi salah satu film terlaris tahun ini.

Selain itu, Marvel Studios, yang juga merupakan anak perusahaan Disney, sukses menghadirkan film terbaru Spider-Man: Brand New Days. Film tersebut berhasil meraih pendapatan yang sangat tinggi dan saat ini menjadi film terlaris tahun ini. Bahkan, pencapaiannya disebut-sebut mulai mendekati rekor yang pernah dibukukan oleh Avengers: Endgame.

Disney+ Pertimbangkan Layanan Streaming Gratis

Di tengah kesuksesan tersebut, muncul kabar menarik dari layanan streaming milik Disney, yaitu Disney+. Baru-baru ini, perusahaan dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghadirkan layanan streaming gratis.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh CEO Disney, Josh D'Amaro, dalam konferensi pers laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan.

Menurut D'Amaro, kehadiran layanan gratis dinilai memungkinkan untuk diwujudkan karena dapat membantu perusahaan mencapai sejumlah tujuan strategis secara lebih efisien.

Alasan Disney Ingin Menghadirkan Paket Gratis

Dalam konferensi pers tersebut, Josh D'Amaro menjelaskan beberapa alasan utama mengapa Disney mempertimbangkan model layanan gratis.

"Pertama, kami melihatnya sebagai cara untuk memperluas jangkauan kami ke segmen pelanggan yang lebih sensitif terhadap harga. Memperluas jangkauan kami, seperti yang telah kami bicarakan sebelumnya, adalah salah satu prioritas strategis kami. Kedua, tidak seperti banyak pesaing AVOD (video on demand berbasis iklan) kami, kami memiliki penjualan iklan yang cukup baik, yang berarti lebih banyak inventaris sebenarnya akan membantu kami mempercepat pertumbuhan pendapatan iklan kami. Dan terakhir, seperti yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda, penawaran gratis dapat membantu kami mendorong pertumbuhan pelanggan Disney+ di tahap awal proses pembelian."

Mirip dengan Model Peacock dan Hulu

Berdasarkan penjelasan tersebut, model layanan gratis yang tengah dipertimbangkan Disney+ sekilas memiliki konsep yang mirip dengan layanan yang pernah diterapkan oleh Peacock dan Hulu.

Hingga tahun 2023, Peacock masih menawarkan paket gratis yang didukung iklan di samping paket berbayarnya. Sementara itu, Hulu telah lebih dulu menghentikan layanan gratisnya sejak 2016 dan hanya menyediakan opsi berlangganan berbayar.

Apakah Layanan Gratis Masih Relevan?

Rencana Disney+ menghadirkan layanan gratis tentu menjadi pembahasan yang menarik. Pada umumnya, paket gratis digunakan untuk menarik pengguna baru agar mencoba sebuah platform streaming sebelum beralih ke paket berbayar.

Namun, strategi tersebut terasa sedikit berbeda jika diterapkan oleh Disney+. Pasalnya, Disney+ sudah menjadi salah satu layanan streaming terbesar di dunia dengan basis pelanggan yang sangat kuat.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, bisnis Disney+ juga sedang menunjukkan tren positif. Pendapatan perusahaan meningkat, laba terus bertumbuh, dan tingkat retensi pelanggan tetap tinggi. Hal tersebut menjadikan segmen streaming sebagai salah satu pendorong utama kinerja Disney saat ini.

Karena itu, akan sangat menarik untuk melihat bagaimana perkembangan rencana tersebut ke depannya. Apakah Disney benar-benar akan menghadirkan layanan Disney+ gratis, ataukah wacana ini hanya akan tetap menjadi bagian dari strategi yang belum direalisasikan.

Sumber : TheWrap